Brainstorming · Paper

Decision-matrix method

DBClix

Invented by Stuart Pugh the decision-matrix method, also Pugh methodPugh Concept Selection is a quantitative technique used to rank the multi-dimensional options of an option set. It is frequently used in engineering for making design decisions but can also be used to rank investments options, vendor options, product options or any other set of multidimensional entities.

A basic decision matrix consists of establishing a set of criteria upon which the potential options can be decomposed, scored, and summed to gain a total score which can then be ranked. Importantly, the criteria are not weighted to allow a quick selection process.

The advantage of this approach to decision making is that subjective opinions about one alternative versus another can be made more objective. Another advantage of this method is that sensitivity studies can be performed. An example of this might be to see how much your opinion would have to change in order for a lower ranked alternative to out rank a competing alternative.

Morphological analysis is another form of a decision matrix employing a multi-dimensional configuration space linked by way of logical relationships.

Example Of A Decision Matrix

This example of a decision matrix can help you get off the fence, quit procrastinating and make a decision. Continue reading “Decision-matrix method”

Paper

monitoring and provisioning tools..

singkat saja, saya lagi pengen cari tools monitoring server (network) yang mudah dipakai, mudah dimengerti, mudah di hack/customise (bila perlu), add on module yang cukup, system requirement yang sederhana dan beban server sedikit. dan kandidiat yang saya coba adalah sebagai berikut:

  1. smokeping -> ideal untuk cek ping latency
  2. darkstat -> rasanya lebih ke network sniffing
  3. munin -> model client and server (with agent)
  4. cacti -> snmp based monitoring, populer dikalangan ISP
  5. ganglia -> model client and server (with agent), populer di dunia grid computing
  6. nagios -> tool monitoring yang all in one
  7. zabbix -> tool monitoring seperti nagios
  8. zenoss -> tool monitoring seperti nagios
  9. nedi -> tool monitoring untuk router
  10. opennms -> tool monitoring lengkap nan powerful
  11. bigsister -> tool monitoring
  12. saidar -> tool monitoring berbasis curses (console)

dari ke-12 tools diatas yang saya coba ada dua kategori utama yang membedakan dalam implementasinya. pertama adalah model client – server via agent (3rd party) dan kedua via snmpd. dengan demikian, ada dua keuntungan dan kerugian pula. prinsipnya, semua device yang bisa diakses via snmp bisa dimonitoring menggunakan tools yang snmpd based semacam cacti, bahkan plugin untuk nagios yang snmp based. tapi metode ini butuh effort lebih, anda harus membuat module tersebut kemudian di integrasikan dengan, cacti misalnya. lain halnya jika anda lebih suka produk jadi / siap pakai. tool monitoring yang cleint – server based semisal ganglia, dan munin sangat layak dicoba. anda tidak perlu repot buat module, semua tersedia, bahkan dengan sangat baik.

lalu solusi tengahnya bagaimana? masih ada nagios, zabbix bahkan zenoss. nagios yang pernah jadi juara produk foss favorit sangat layak untuk dipakai. nagios memiliki banyak plugins, mulai dari monitoring agent di firefox a.k.a. nagios checker sampai software semacam dude(windows based) yang dipakai untuk mikrotik. interfacenya pun banyak, ada nagvis, centreon, groundwork dan pnp. dukungan availability report dan history pun cukup memuaskan, anda bisa tahu kapan server mati, berpa lama dan service apa yang in accessible, atau mungkin anda ingin mengecek load server, ada semua.. sangat all in one.

jika anda lebih suka monitoring via console, gak perlu repot pakek top, vmstat, cukup pasang saidar saja. ya, saidar adalah program monitoring berbasis curses yang cukup bagus, bisa monitoring rx dan tx, swap usage realtime, i/o access dan lainnya.

buat saya pribadi, nagios plus ganglia dan smokeping adalah pilihan terbaik, disusul nagios plus cacti dan smokeping bila memang gak ada pilihan selain snmp based 🙂

Paper

WHM / cPanel Installation

cPanel logo
cPanel logo

kali ini, masih tetap dengan Bahasa Indonesia saya akan mencoba menuliskan pengalaman meng-install cPanel / WHM di mesin Debian Etch tercinta. Menggunakan processor Intel Pentium 733 dengan RAM 512 (256 pinjaman dari mas Yogie) dan harddrive 40 GB, partisi dibuat single LVM.

Sebenarnya, instalasi cPanel / WHM sangat mudah. Hanya perlu siapkan server Linux minimalis, install perl terbaru, update security linux anda, set preferensi mirror bila perlu, akses SSH dan set jaringan yang benar agar bisa terkoneksi dengan internet. ada hal yang lebih penting sebenarnya, yaitu pastikan anda memiliki koneksi internet yang cukup baik.

oke, setup server sudah, lalu anda cukup pergi ke layer1.cpanel.net dan download file dengan ekstensi .sea, anda bisa gunakan wget untuk hal ini. setelah itu, ganti mode akses file tersebut menjadi executable (chmod +x file.sea) lalu login sebagai root dan eksekusi file tersebut (./file.sea) tunggu saja hingga selesai, bila anda memiliki koneksi yang cepat 256 1:1 mungkin berlangsung tidak lebih dari 2 jam, bila tidak memiliki koneksi cepat ya bisa ditinggal tidur saja, 5 – 7 jam baru anda lihat lagi proses tersebut.

bila instalasi sudah selesai silakan buka web browser anda, dan masukkan alamat url http://no-ip-anda:2086 . alamat tersebut akan mengarahkan anda pada setup cPanel / WHM via web based GUI. anda akan di tanya username dan password, masukkan saja username dan password root anda. ikuti petunjuk yang ada di web dengan seksama dan dalam tempo yang sesuai dengan kebutuhan anda. bila proses setup via web ini selesai maka saatnya anda untuk mendaftarkan IP yang anda miliki ke cpanel. saya menggunakan cpanel trial 45 hari yang lumayan buat coba-coba. akses URL http://verify.cpanel.net , masukkan saja ip public anda. dan secara otomatis ip tersebut di register untuk dapat menggunakan produk cpanel. ikuti lagi langkah yang ada di http://verify.cpanel.net maka cPanel / WHM bisa anda nikmati sesudahnya.

salam cPanel!